April 4, 2025

Panglima TNI Pastikan Anggota Terlibat Insiden Tarakan Telah Diperiksa

0
Panglima TNI Pastikan Anggota Terlibat Insiden Tarakan Telah Diperiksa

Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, menyatakan bahwa anggota TNI yang terlibat dalam insiden penyerangan di Polres Tarakan, Kalimantan Utara, telah menjalani pemeriksaan. Hal ini disampaikan Agus usai menghadiri acara pembagian bantuan sosial di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/2/2025). “Yang terlibat sudah kami periksa. Ada beberapa anggota yang terindikasi,” ujarnya saat ditemui awak media.

Agus menegaskan bahwa insiden ini telah ditangani dengan serius oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha. Menurutnya, Pangdam telah mengambil langkah-langkah koordinatif dengan pimpinan Polri untuk memastikan situasi kembali kondusif. “Pangdam sudah bertindak cepat. Langkah-langkah penanganan sudah dilakukan, dan sekarang tidak ada lagi masalah. Pangdam bersama pimpinan Polri telah menyelesaikan ini dengan baik,” jelas Agus.

Insiden penyerangan di Polres Tarakan tersebut sempat memicu ketegangan antara TNI dan Polri di wilayah tersebut. Meski demikian, Agus menekankan bahwa kedua institusi telah bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini secara profesional. “Kami selalu menjaga hubungan baik antara TNI dan Polri. Insiden ini adalah hal yang tidak diinginkan, dan kami berkomitmen untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan,” tambahnya.

Ketika ditanya mengenai bentuk hukuman yang akan diberikan kepada anggota TNI yang terlibat, Agus menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan kajian lebih lanjut. “Kami akan meninjau kembali laporan dan hasil pemeriksaan sebelum memutuskan langkah hukum yang tepat. Yang pasti, kami tidak akan mentolerir tindakan yang melanggar disiplin dan aturan,” tegas rans4d.

Agus juga mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Pangdam VI/Mulawarman dalam menangani insiden ini.

Menurutnya, koordinasi yang baik antara TNI dan Polri menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah tersebut. “Kerja sama antara TNI dan Polri sangat penting, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami akan terus memperkuat sinergi ini,” ujarnya.

Selain itu, Panglima TNI menegaskan bahwa insiden ini tidak akan mempengaruhi hubungan baik antara TNI dan Polri secara keseluruhan. “Kami memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama, yaitu melindungi rakyat dan menjaga kedaulatan negara. Insiden ini adalah pelajaran berharga bagi kami untuk terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi,” kata Agus.

Di sisi lain, masyarakat Tarakan mengharapkan agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. Mereka berharap kedua institusi keamanan ini dapat bekerja sama dengan lebih baik untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. “Kami berharap TNI dan Polri bisa saling mendukung, bukan saling berseteru. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama,” ujar seorang warga Tarakan.

Dengan langkah-langkah penanganan yang telah diambil, Panglima TNI optimis bahwa insiden ini tidak akan berdampak luas pada hubungan TNI-Polri. “Kami akan terus memperbaiki diri dan memastikan bahwa setiap anggota TNI memahami tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” pungkas Agus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *