April 4, 2025

Mendagri Minta Daerah Pastikan Kelancaran Mudik Lebaran 2025

0
Mendagri Minta Daerah Pastikan Kelancaran Mudik Lebaran 2025

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriyah. Permintaan ini disampaikan usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2025 di Surabaya, Kamis (7/3). Tito menekankan pentingnya koordinasi antara pemda, kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menghadapi peningkatan volume kendaraan dan penumpang selama musim mudik.

“Kami sudah meminta sejak bulan lalu agar jalan-jalan yang berlubang atau rawan banjir segera diperbaiki. Hal ini bertujuan untuk menghindari perlambatan perjalanan,” ujar Tito. Ia menjelaskan bahwa kerusakan infrastruktur jalan dapat menyebabkan kemacetan dan gangguan transportasi yang berdampak pada arus mudik secara nasional. Oleh karena itu, pemda diminta untuk segera mengevaluasi dan memperbaiki infrastruktur yang menjadi tanggung jawab mereka.

Salah satu fokus utama dalam persiapan mudik Lebaran 2025 adalah penanganan pasar tumpah yang berpotensi menghambat arus lalu lintas. Tito mengapresiasi langkah strategis yang telah diambil oleh sejumlah kepala daerah di Jawa Barat, seperti menutup sementara pangkalan yang berpotensi menghambat lalu lintas selama puncak arus mudik. “Langkah seperti ini perlu diikuti oleh daerah lain untuk memastikan kelancaran arus mudik,” ujarnya.

Selain perbaikan infrastruktur, Tito juga meminta pemda untuk menyiapkan posko-posko pengamanan dan pelayanan mudik di sepanjang jalur mudik. Posko-posko ini diharapkan dapat memberikan bantuan dan informasi kepada pemudik, serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan selama perjalanan. “Posko mudik harus siap siaga 24 jam untuk membantu pemudik yang membutuhkan,” tegasnya.

Mendagri juga mengingatkan pemda untuk berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti kepolisian, dinas perhubungan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dalam menyiapkan langkah-langkah antisipasi. “Koordinasi yang baik antarinstansi sangat penting untuk memastikan kelancaran arus mudik,” ujar Tito. Ia menambahkan bahwa pemda harus memastikan semua pihak siap menghadapi peningkatan volume kendaraan dan penumpang selama musim mudik.

Tito juga menekankan pentingnya keselamatan dalam transportasi, terutama untuk moda transportasi laut yang sering digunakan selama arus mudik.

“Kami meminta pemda untuk memastikan bahwa semua sarana dan prasarana transportasi telah memenuhi standar keselamatan,” ujarnya. Ia juga meminta pemda untuk memastikan bahwa moda transportasi, seperti kapal dan bus, mematuhi aturan yang berlaku, termasuk larangan mengangkut muatan berlebih.

Permintaan Mendagri ini disambut positif oleh sejumlah pemerintah daerah. Bupati dan gubernur di berbagai wilayah telah mulai melakukan evaluasi dan perbaikan infrastruktur di daerahnya. “Kami telah memulai perbaikan jalan dan menyiapkan posko mudik. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan pemudik bisa pulang dengan aman dan nyaman,” ujar seorang bupati di Jawa Tengah.

Masyarakat pun menyambut baik langkah proaktif pemerintah dalam menyiapkan arus mudik. Banyak yang berharap bahwa perbaikan infrastruktur dan peningkatan pelayanan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan selama perjalanan mudik. “Kami berharap tahun ini arus mudik bisa lebih lancar dan aman,” ujar seorang warga yang berencana mudik ke Jawa Timur.

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman. Tito menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan pemudik adalah prioritas utama. “Kami akan terus memantau persiapan ini dan memastikan bahwa semua langkah antisipasi telah dilakukan dengan baik,” tutup rans4d.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *