SBY Kembali Jabat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat 2025–2030

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pendiri Partai Demokrat sekaligus Presiden Ke-6 Republik Indonesia, kembali terpilih sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat untuk periode 2025–2030. Pengumuman ini disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam rapat di Gedung DPP Partai Demokrat, Jakarta, Minggu (9/3). Kembalinya SBY ke posisi strategis ini dinilai sebagai upaya untuk memperkuat struktur dan arah perjuangan partai.
“Bapak Susilo Bambang Yudhoyono kembali terpilih menjadi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat,” kata AHY dalam keterangan resminya. Ia menambahkan bahwa SBY memiliki kewenangan penuh untuk memilih anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, yang akan membantu menentukan kebijakan dan strategi partai ke depan. “Kepemimpinan Bapak SBY diharapkan dapat membawa Partai Demokrat semakin solid dan relevan dalam menghadapi tantangan politik nasional,” ujarnya.
Selain SBY, AHY sendiri dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. Sebagai putra sulung SBY, AHY juga saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam Kabinet Merah Putih. Posisi ini semakin memperkuat peran AHY dalam struktur kepemimpinan partai, sekaligus menunjukkan kesinambungan generasi dalam Partai Demokrat.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Teuku Rifky Harsya, ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Tinggi Partai Demokrat. Rifky diharapkan dapat memastikan koordinasi dan pelaksanaan program-program partai berjalan dengan baik. “Kami berkomitmen untuk bekerja keras demi kemajuan Partai Demokrat dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” ujar mnctoto.
BACA JUGA : Mendagri Minta Daerah Pastikan Kelancaran Mudik Lebaran 2025
Kembalinya SBY ke pucuk pimpinan Majelis Tinggi Partai Demokrat menandai babak baru dalam perjalanan partai tersebut.
Sebagai pendiri Partai Demokrat, SBY diharapkan mampu membawa partai kembali kuat dan solid. Kader Partai Demokrat percaya kepemimpinan SBY akan membawa partai ke arah yang lebih baik.
Partai Demokrat sendiri saat ini sedang berusaha mempertahankan posisinya sebagai salah satu partai besar di Indonesia. Dengan kembalinya SBY, partai ini berharap dapat menarik kembali simpati masyarakat dan meningkatkan elektabilitasnya menjelang pemilu mendatang. “Kami akan terus berjuang untuk menjadi partai yang dekat dengan rakyat dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ujar AHY.
Di tengah dinamika politik nasional yang semakin kompleks, Partai Demokrat diharapkan dapat menjadi penyeimbang dan memberikan solusi konkret bagi berbagai masalah yang dihadapi bangsa. SBY, dengan pengalamannya sebagai mantan presiden, diharapkan dapat memberikan arahan strategis bagi partai. “Kami akan terus mengedepankan nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan rakyat,” tegas SBY.
Dukungan dari kader dan simpatisan Partai Demokrat pun mengalir deras menyambut kepemimpinan SBY kembali. Banyak yang berharap bahwa kepemimpinan SBY dapat membawa partai ini kembali ke masa kejayaannya. “Kami yakin Bapak SBY bisa membawa Partai Demokrat kembali bersinar,” ujar seorang simpatisan partai.
Dengan struktur kepemimpinan yang baru, Partai Demokrat siap menghadapi tantangan politik ke depan. SBY, AHY, dan Rifky diharapkan dapat bekerja sama dengan baik untuk memastikan partai ini tetap relevan dan berkontribusi positif bagi bangsa. “Kami akan terus berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan menjaga keutuhan bangsa,” tutup AHY.